← Kembali ke Blog
FinanceMarketplace
24 Mei 2026·6 min baca
Analisis biaya marketplace: mana channel yang paling untung?
Revenue tinggi di satu channel tidak selalu berarti profit tinggi. Margin bersih tetap menjadi metrik utama.
Banyak merchant mengira channel dengan revenue tertinggi adalah channel terbaik. Padahal setelah dikurangi semua biaya — admin fee, voucher subsidi, biaya iklan, biaya kurir, dan operasi — margin per channel bisa jauh berbeda.
Komponen biaya per marketplace
Shopee
- Admin fee per transaksi
- Voucher subsidi yang ditanggung seller
- Biaya promosi Mall
- Biaya boost
- Biaya gateway pembayaran (sebagian)
- Biaya kurir (sebagian disubsidi)
TikTok Shop
- Commission rate per transaksi
- Affiliate cost (jika pakai program affiliate)
- Live stream incentive
- Iklan TikTok Ads
- Biaya kurir
Tokopedia
- Admin fee per transaksi (tier-based)
- TopAds budget
- Biaya promo Mall
- Biaya gateway
- Bebas Ongkir cost-share
Cara menghitung dengan benar
Pendekatan yang benar:
- Untuk setiap order, catat semua deduksi
- Group by channel
- Hitung GMV - deduksi = take rate
- Hitung take rate × volume = net revenue per channel
- Kurangi COGS dan biaya operasi alokasi
- Dapatkan margin bersih per channel
Tyrex Channel P&L
Modul Per Channel di Tyrex finance otomatis menghitung ini. Owner bisa lihat dalam satu view:
- Revenue per channel
- Margin bersih per channel
- Trend bulanan
Action yang bisa diambil
Setelah tahu margin per channel:
- Naikkan budget di channel paling untung
- Audit produk yang margin negatif
- Negosiasi ke supplier untuk channel yang volume besar
- Geser pricing strategy per channel
Tim Tyrex · EditorialLihat semua artikel →